SUKABUMI — Warga Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, kini bisa bernafas lega.
Bagaimana tidak, keinginan warga untuk bisa menikmati jalan mulus, kini terjawab sudah setelah pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, melakukan perbaikan jalan yang sudah bertahun-tahun rusak parah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Asep Japar kepada Radar Sukabumi mengatakan, ruas jalan raya Bojongwaru-Cikate, yang berlokasi di Kampung Cilaksana, Desa Bojongkembar Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi itu, kini sudah diperbaiki.
“Memang di ruas jalan raya itu, pada beberapa bulan lalu sempat viral setelah warga setempat melakukan aksi demo dengan menanam pohon pisang. Tapi demikian sekarang sudah kita perbaiki yah,” kata Asjap kepada Radar Sukabumi pada Minggu (19/11).
Ruas jalan raya Bojongwaru-Cikate, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar ini, telah diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023.
“Diperbaiki itu kurang lebih 1 kilometer, karena itu kan sisanya, itu kan belum tuntas kemarin ada sekitar hampir 1 kilometer. Alhamdulillah sekarang sudah. Anggran sekitaran Rp500 jutaan,” paparnya.
Sementara itu, Ketua RT 04/01, Kampung Cilaksana, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Dedih (63) mengatakan, ia bersama warga setempat mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi yang sudah membangun jalan tersebut.
“Selain itu, kami juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang kemarin secara kompak melakukan aksi protes terkait jalan rusak ini. Sehingga hari ini jalan mulai diperbaiki,” jelasnya.
Saat proses perbaikan di ruas jalan raya tersebut, ia selaku ketua RT setempat meminta kepada seluruh warganya agar ikut turun ke jalan untuk membersihkan rerumputan yang tumbuh di sepanjang bahu jalan.
“Dari kemarin saya sudah bilang kepada seluruh masyarakat agar gotong royong membersihkan rumput yang tumbuh disepanjang bahu jalan dan saluran air, agar air tidak limpas ke jalan. Terlebih saat ini sudah memasuki musim hujan,” pungkasnya. (den/d)






