Kabupaten Sukabumi PPKM Level 3, Gara-gara Dua Indikator

Harun Alrasyid
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid

SUKABUMI – Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali hingga 18 Oktober 2021 mendatang. Status Kabupaten Sukabumi beserta 23 kota/kabupaten lainnya pun mengalami penurunan level, dari PPKM level 2 menjadi level 3.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid mengatakan berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 47 Tahun 2021, bahwa Kabupaten Sukabumi termasuk daerah yang mengalami penurunan level tersebut. Adapun yang masih tetap di level 2 adalah Kota Cirebon, Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar.

Bacaan Lainnya

“Kalau kita lihat kronologisnya, dari segi testing (pemeriksaan dini), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan). Baik itu dari laju positif maupun laju kesembuhan, keterian tempat tidur, maupun dari laju yang dirawat di rumah sakit, beserta yang isolasi mandiri, termasuk di dalamnya kontak eratnya dari minggu kemarin seharusnya sudah masuk level 1, tetapi kemarin masih di level 2,” ujar Harun dalam keterangannya, Selasa (05/10).

Menurut Harun, berdasarkan Imendagri Nomor 47 tahun 2021 penurunan level dari level 2 ke level 3 itu mengamanatkan ada penambahan indikator untuk penentuan level.

“Ada 2 indikator yang harus dicapai, salah satunya pencapaina vaksinasi. Pencapaian vaksinansi untuk bertahan di level 2 ini harus bisa mencapai 50 persen dari seluruh sasaran total vaksinasi di Kabupaten Sukabumi, kemudian 40 persen sasaran lansia,” ucap Harun.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Sukabumi ada sebanyak 2.136.590 sasaran vaksinasi, sehingga untuk mencapai 50 persen dari total sasaran, pihaknya harus mampu melakukan atau pemberian vaksinasi sejumlah 1.682.905 sasaran.

“Sampai sekarang kita belum bisa mencapai angka 50 persen, masih berkisar di angka 27,66 persen. Itu semua untuk dosis 1, baik yang 50 persen total dari sasaran maupun 40 persen sasaran lansia,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan