Dinas Pertanian

Bawang Merah Sudajayagirang Sukabumi Hasilkan Cuan Rp195 Juta

×

Bawang Merah Sudajayagirang Sukabumi Hasilkan Cuan Rp195 Juta

Sebarkan artikel ini
Bawang Merah Sukabumi
KOMODITI UNGGULAN: Kelompok tani di Kecamatan Sukabumi saat memperlihatkan hasil panen budidaya bawang merah.

SUKABUMI – Tak hanya Bambu Hoki, ternyata Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi memiliki komoditi hortikulutra unggulan lainnya. Yakni Bawang Merah. Hal ini diungkapkan langsung oleh Camat Sukabumi Endang Suherman.

Kepada Radar Sukabumi, Endang memamerkan mengenai komoditi bawang merah yang dibudiayakan oleh petani di wilayahnya tersebut. Ini berkaitan dengan pengaruh pandemi terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di level mikro.

Bank bjb Tandamata

“Alhamdulillah, budidaya bawang merah kita sudah ada di Kecamatan Sukabumi,” kata Endang kepada Radar Sukabumi, Jumat (2/7).

Yang membanggakan, kata Endang, budidaya bawang merah ini dikembangkan oleh petani milenial. Hal ini merupakan implementasi kongkrit dari program Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“(Budidaya) bawang merah di Kecamatan Sukabumi ini sebenarnya sudah lama, tapi mungkin banyak orang yang baru tahu. Dan pasarnya sudah cukup luar biasa begitupun omzetnya,” ujar Endang.

Disebutkan oleh Endang, omzet dari budidaya bawang merah di Kecamatan Sukabumi tersebut pernah berhasil mendapatkan Rp195 juta per hektare saat musim kemarau. Adapun kelompok tani yang berhasil melakukannya adalah Kelompoktani Kalapacondong Desa Sudajayagirang Kecamatan Sukabumi berhasil yang dipimpin oleh remaja lulus STM Mesin.

Dari pertanaman bawang merahnya seluas 2 hektare, kelompok tani tersebut juga pernah memperoleh hasil 13 ton/hektare. Jika diuangkan maka keuntungan bersih yang didapatkan bersih sekitar 195 juta per hektare.

Itupun degan harga jual hanya Rp 23 ribu/kg dan keuntunganya akan bertambah jika harga bawang merah mencapai Rp 40 ribu/kg seperti 3 bulan yang lalu.

“Ternyata bawang merah tumbuh subur dan menghasilkan produksi yang optimal meskipun ditanam di dataran tinggi seperti di Kecamatan Sukabumi,” tutur Endang.

Adapun bawang merah yang ditanam di Kecamatan Sukabumi tersebut adalah verietas Maja dengan jarak tanam 20×20 cm. Panen pun dilakukannya secara bertahap. Bulan ini dirinya panen 1 hektar, bulan lalu pun sudah dipanen 1 hektare. (izo/Adv)