Hal ini menunjukan kuatnya hubungan antara Diklat sebagai sarana pengembangan SDM dengan tingkat perkembangan sebuah daerah yang ditunjukan dengan berbagai indikator ekonomi dan sosial budaya,” jelasnya.
Untuk itu, Marwan berharap kepada seluruh peserta Diklat agar mampu berkontribusi positif terhadap pencapaian kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi yang lebih baik dan akuntabel sesuai dengan kaidah-kaidah penyusunan laporan kinerja.
“Sehingga visi dan misi Kabupaten Sukabumi dapat tercapai sebagaimana mestinya,” paparnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM, Sudadi Susila menambahkan, Diklat teknis penyusunan LKj yang dilaksanakan selama 13 hari tersebut, diikuti sebanyak 30 peserta.
“Kegiatan Bimtek dilakukan dengan tujuan agar terbangun komitmen, konsistensi, persepsi dan keseriusan yang lebih baik dari pimpinan dan pejabat daerah dalam penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP),” pungkasnya. (cr13/d)





