Maka dari itu, dirinya menegaskan akan menelusuri kejadian di daerah Jampang tersebut. “Saya juga gak tau siapa, makanya ini juga saya akan ke Cibadak, karena yang rekrutmen dari Cibadak. Jadi saya mungkin bisa menggali lebih jauh,” terang dia.
Hal ini membuat dirinya bertanya – tanya, apakah ada orang yang niat membantu, niat mengkomunikasikan atau ada orang yang berniat untuk memanfaatkannya. “Kan kalau datanya komplit datang ke perusahaan BPJS siapa tahu bisa mencairkan, bisa juga seperti itu suuzonnya,” ketusnya.
Maka dari itu, pihaknya sudah melalukan rapat untuk mengkompilir data di dinas. Baik data korban dari Jampang Tengah, Caringin, Simpenan, ataupun Cibadak. “Kita akan lengkapi semua administrasinya,” ucapnya.
Langlah selanjutnya, jika semua data korban sudah lengkap pihaknya akan bawa dan komunikasikan dengan pihak perusahaan dan BPJS. Sebab sebelumnya sudah rapat bersama melalui zoom meeting.
“Kami akan berkeliling untuk meminta melengkapi berkas – berkas korban. Mudah – mudahan dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (ris/d)






