KABUPATEN SUKABUMI

Pekerja Migran Sukabumi Diperlakukan Tidak Manusiawi di Arab Saudi, Keluarga Kaget

×

Pekerja Migran Sukabumi Diperlakukan Tidak Manusiawi di Arab Saudi, Keluarga Kaget

Sebarkan artikel ini
pekerja-Migran-Simpenan-Sukabumi
Tangkapan layar status Facebook

“Saya kaget kenapa gak ada kabar lagi katanya handphonenya sudah dirampas gak ada kabar lagi, terus ramai di facebook, menggunakan HP temanya, katanya mau dipenjara di bawah tanah,” terangnya.

Untuk itu, Elas berharap anaknya bisa pulang kembali dengan selamat ke Indonesia, agar bisa kembali bekerja di tempat lain untuk melunasi utang utangnya di kampung.

Bank bjb Tandamata

“Sekarang mah keinginan saya, gak usah disana, pulang saja, saya pingin dia bebas saja, jangan digituin, pengen bisa kerja lagi hutangnya besar di sini,” bebernya.

Masih kata Elas, sebelum berangkat anaknya selain meninggalkan utang juga menitipkan anak anaknya yang berjumlah 4 orang kepada keluarga, paling besar berusia 8 tahun dan paling kecil 1 tahun.

“Utangnya banyak, uangnya waktu itu digunakan suaminya kecelakaan tabrakan jadi minjem kesana kesini, berangkat kesana 3 hari setelah cerai, hari jumat cerai hari minggunya berangkat,” tandasnya. (Ndi).