KABUPATEN SUKABUMI

Pasien Positif Corona di Kabupaten Sukabumi Terus Bertambah

×

Pasien Positif Corona di Kabupaten Sukabumi Terus Bertambah

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Jumlah kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan sample swab di Kabupaten Sukabumi kembali mengalami penambahan, Kamis (30/7).

Berdasarkan rilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (30/7) jumlah kasus pasien positif Covid 19 dari awal hingga saat ini, terdapat 76 orang. Dimana pada hari sebelumnya hanya berjumlah 74 orang. Dari puluhan pasien ini, 66 orang dinyatakan sembuh dan 10 pasein lainnya aktif dan kini masih dalam penanganan tim medis baik di rumah sakit rujukan Covid 19, maupun Puskesmas setempat.

Bank bjb Tandamata

“Hari ini terdapat dua warga Kabupaten Sukabumi yang dinyatakan positif Covid 19 berdasarkan pemeriksaan sample swab,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi Andi Rahman kepada Radar Sukabumi, Kamis (30/7).

Dua pasien yang kini dinyatakan postif Covid 19 ini, sambung Andi, semuanya berjenis kelamin laki-laki yang berasal dari warga Kecamatan Cicurug berusia 20 tahun dan satu pasien lagi asal Kecamatan Ciemas berusia 38 tahun. “Pasien asal Kecamatan Cicurug itu, riwayat kontak hingga terpapar Covid 19 dari daerah Jakarta. Sementara, pasien dari Ciemas telah terpapar Covid 19 dari Pangkal Pinang,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kedua pasien positif Covid 19 ini, omsetnya atau mulai diambil swab PCR- nya pada 40 hari yang lalu. Mereka telah diperiksa PCR di Palabuhanratu, namun di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Jampangkulon dan Rumah Sakit Umum Daerah Palabuhanratu. “Semua keluarganya sudah dilakukan tracking dan di testing. Iya, hasilnya aman karena semua negatif Covid 19,” imbuhnya.

Permasalah data awalnya Lab Rumah Sakit Palabuhanratu, langsung lapor ke aplikasi rumah sakit online. Di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi (Pusikokami), hasil PCR Palabuhanratu belum bisa di up ke pusat, karena menunggu registrasi nomor lab pemeriksaan Covid-19. “Namun, untuk sekarang sudah ada sehingga saat ini harus di update lagi yang belum masuk data lab PCR ke pikobar dan pusat,” bebernya.

Pihaknya menambahkan, data yang dilaporkan penambahan Covid hari ini, sudah selesai sejak tiga pekan yangblalu. Kesimpulannya, karena banyaknya aplikasi Lab dari faskes swasta atau rumah sakit yang bisa input lapor ke aplikasi rumah sakit online dan all record. “Sehingga hari ini harus dikoordinasikan lagi informasinya. Iya, harus satu pintu, tidak ada lagi penambahan yang tiba-tiba, baik di wilayah luar maupun di dalam Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (Den/rs)