Ombak Citepus Hilangkan Remaja Asal Cibadak Sukabumi

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian seorang wisatawan, Dirfas (14) asal warga Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, dikabarkan menghilang saat bermain air di pantai Citepus, Kebon Kalapa Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Minggu (29/11).

PALABUHANRATU – Nasib kurang baik menimpa Dirfas, warga asal Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Remaja berusia 14 tahun dikabarkan hilang digulung ombak saat bermain di Pantai Citepus, Kebon Kalapa, Desa Citepus, Palabuhanratu pada Minggu (29/11).

Ketua Forum Koordinasi Sar Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiq mengatakan, peristiwa kecelakaan laut bermula saat korban bersama sejumlah temannya sengaja mengunjungi pantai Citepus dengan tujuan berwisata untuk mengisi hari liburnya. Namun, saat mereka tengah bermain main air di pantai tersebut, Dirfas langsung dtierjang gelombang pantai Citepus.

Bacaan Lainnya

“Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB, saat korban sedang berenang dengan tiga orang temannya di pantai Citepus Kebon Kalapa. Saat tenggelam, dua orang temannya berhasil terselamatkan. Sedangkan satu orang lagi atas nama Dirfas sampai saat belum diketemukan dan masih dalam proses pencarian,” jelas Okih kepada Radar Sukabumi, Minggu (29/11).

Okih menyebutkan, Tim Rescuer SARDA Palabuhanratu mendapatkan laporan laka laut sekira pukul 13.00 WIB. Setelah itu, pihaknya langsung mengintruksikan sejumlah anggota untuk terjun ke lapangan dan membantu melakukan pencarian korban yang hilang digulung ombak pantai Citepus tersebut.

“Tim Rescuer SARDA Palabuhanratu langsung berkoordinasi dengan Balawista, Polair Polres Sulabumi, untuk mencari keberadaan korban laka laut itu,” paparnya.

Rescuer SARDA Palabuhanratu bersama Tim SAR gabungan, masyarakat setempat dan nelayan lainya melakukan penyisiran darat dan pemantauan di lokasi kejadian. Selain itu, SARDA dalam hal ini terus mengimbau kepada masyarakat maupun para wisatawan yang datang berkunjung unutk berwisata ke lokasi pantai, dapat segera menghubungi petugas pantai jika terdapat kejadian serupa lainnya.

“Unsur yang terlibat dalam pencarian, dua personil dari Pos SARDA Palabuhanratu, tiga orang dari Balawista dan satu orang dari Pol Air Polres Sukabumi.

“Berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi, korban saat tenggelam di pantai Citepus itu memiliki ciri-ciri dengan menggunakan celana biru pendek dan tidak menggunakan baju. Hingga saat ini, tim SAT tengah melakukan proses pencarian dan penyisiran untuk menemekukan jasad korban. Sementara untuk cuaca saat ini, hujan ringan diiringain dengan angin. Sedangkan untuk kondisi gelombang masih landai,” pungkasnya. (den/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *