Tikungan Miring Cipanunggalan Langganan Kecelakaan

  • Whatsapp
Truk bermuatan paralon yang melaju dari arah Bogor mengalami hilang kendali pada saat melintas di jalan miring yang berada di ruas jalan Nasional tepatnya Kampung Cipanggulaan, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

PARUNGKUDA – Kontur jalan miring yang berada di ruas jalan Nasional tepatnya Kampung Cipanggulaan, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi harus dievaluasi oleh pemerintah. Pasalnya, tikungan yang berada di ruas jalan berstatus nasional itu kerap memakan korban.

Salah satunya, terjadi pada Sabtu (28/11/2020), mobil truk bermuatan Polyvinyl Chloride (PVC) atau biasa dikenal paralon yang melaju dari arah Bogor mengalami hilang kendali pada saat melintas di belokan tersebut dan akhirnya terguling hingga menutupi ruas jalan dari dua arah.

Bacaan Lainnya

Dampaknya, setiap kendaraan berat yang terguling pada tikungan miring itu kerap terjadi kemacetan hingga tiga kilometer. Padahal ruas jalan itu merupakan akses utama jalan menuju ke Jakarta ataupun sebaliknya.

Dedi Nuryadi (55) Warga sekitar mengungkapkan, kurun waktu satu tahun ini, puluhan kendaraan telah menjadi korban tikungan miring tersebut. Sehingga para pengendara harus berhati-hati saat melintas.

“Sudah gak heran lagi ya, karena saking seringnya. Tetapi memang, rata-rata yang terguling itu adalah kendaraan muatan berat,” ungkapnya, Sabtu (28/11/2020).

Menurutnya, harus ada evaluasi dari pihak terkait tentang kondisi tersebut. Karena memang jika terus dibiarkan dikhawatirkan dapat terjadi korban yang lebih banyak lagi.

“Saya sih kurang tahu, apakah muatan yang over atau memang kontur jalan yang miring sehingga para pengendara mobil dengan muatan berat kerap hilang kendali,” ujarnya.

Rata-rata sebut Dedi, kecelakan di lokasi tersebut tidak menelan korban jiwa. Hanya saja, akibat kecelakan itu antrean kendaraan bisa mencapai tiga kilo meter.

“Kalau sampai meninggal sih enggak ya, tapi macetnya itu yang parah. Seperti halnya kecelakan terbaru, sopir dan penumpang selamat tetapi barang bawaannya tumpah, yang pasti harus ada evaluasi dari pihak terkait,” pungkasnya. (upi/rs)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *