KABUPATEN SUKABUMI

Muhibah Ramadan: DLH Merajut Kolaborasi Lingkungan

×

Muhibah Ramadan: DLH Merajut Kolaborasi Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Ramadan jadi momentum memperkuat kolaborasi menjaga lingkungan di Sukabumi

SUKABUMI —  Suasana Ramadan di Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fitroh (Yaspida), Selasa (24/2/2026), terasa penuh makna. Di tengah lantunan doa dan silaturahmi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menyampaikan pesan yang berbeda: menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah, bagian dari perjalanan menuju Sukabumi Mubarakah.

Bank bjb Tandamata

Bagi Nunung, Muhibah Ramadan bukan sekadar agenda rutin. Ia melihat momentum ini sebagai ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian alam. “Peran DLH mendapat perhatian sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan menuju visi Sukabumi Mubarakah,” ujarnya.

Pesan itu sederhana namun mendalam: pembangunan tidak boleh mengabaikan lingkungan. Infrastruktur boleh tumbuh, ekonomi boleh berkembang, tetapi kualitas hidup masyarakat hanya akan terjaga jika alam tetap lestari. “Lingkungan yang terjaga akan menopang kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

DLH sendiri terus memperkuat pengelolaan sampah, pengawasan lingkungan, dan edukasi masyarakat. Tantangan wilayah Sukabumi yang luas membuat kolaborasi menjadi kunci. “Kesadaran bersama dibutuhkan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat,” tambah Nunung.

Momentum Ramadan dianggap strategis. Aktivitas masyarakat meningkat, dan di situlah kepedulian terhadap kebersihan harus digelorakan. Program pengurangan sampah dari sumbernya, penguatan bank sampah, hingga kampanye kebersihan permukiman terus digulirkan.