SUKABUMI – Peduli dengan nasib nelayan, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan yang bekerja sama dengan Pemda menggalakkan program padat karya. Dalam program tersebut, pemerintah merekrut nelayan untuk bekerja selama tidak melaut.
“Selama cuaca buruk, dan nelayan tidak bisa melaut, kami pekerjakan dalam membangun jalan,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat, kemarin (2/8).
Menhub mengatakan, program tersebut sebagai bentuk perhatian Presiden Jokowi untuk rakyatnya. “Dia menyuruh saya untuk datang ke pelosok memberikan pekerjaan yang bermanfaat, seperti membangun jalan di kecamatan Cisolok Sukabumi,” jelasnya.
Dalam proyek padat karya ini, Menhub mengatakan ada 4 titik jalan yang dibangun oleh para nelayan, terdiri dari bu-ibu, bapak-bapak dan anak muda keluarga nelayan. “Padat karya di Sukabumi ini langkah awal untuk kemudian akan dilaksankan di wilayah-wilayah lain di Pantai Selatan Jawa,” terang Menhub.
Menhub juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Hj Dewi Asmara SH MA dalam membina nelayan membuat pelelangan ikan asin. “Ini bagus membuat pelatihan ikan asin yang berkualitas. Ikan asinnya enak,” ujar Menhub sambil mencicipi ikan asin tanpa formalin.
Kunjungan terkahir di Sukabumi, Menhub megunjungi dermaga Pajagan Cisolok yang dinilai tidak mendapat perhatian karena belum selesai dibangun. “Saya mohon agar dermaga ini segara diselesaikan,” ujar tokoh masyarakat H Troy kepada Menhub.
Mendengar itu Menhub berjanji akan mencarikan solusi terbaik. Menurutnya, keluhan ini nantinya akan disampaikan kepada Menteri KKP. “Permintaan Pak Troy akan kami sampaikan kepada Bu Susi untuk menjadi perhatian,” tegasnya.
(jpnn)





