Mayat Membusuk Gegerkan Warga Ciracap

  • Whatsapp
Petugas saat mengevaluasi mayat misterius di sungai Leuwiurug, Citirem Perkebunan Kelapa Assabaland, tepatnya di Kampung Masigit, Desa Gunungbatu, Kecamatan Ciracap.

SUKABUMI — Warga Desa Gunungbatu, Kecamatan Ciracap, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang sudah membusuk di sungai Leuwiurug, Citirem Perkebunan Kelapa Assabaland, tepatnya di Kampung Masigit, Desa Gunungbatu, Kecamatan Ciracap.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki ini, pertama kali ditemukan oleh warga yang bernama Unang (50) warga Kampung Citamiang, Rt (2/5), Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap dan Ubad (70) warga Kampung Batucolat, Rt (1/11) Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, saat hendak memancing ke sungai pada Kamis (12/3) sekira pukul 18.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Paur Humas Polres Sukabumi, Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan, mayat tanpa identitas ini, ditemukan oleh dua warga Desa Gunungbatu, saat mereka hendak memancing ikan di sungai Leuwiurug, Citirem Perkebunan Kelapa Assabaland.

“Saat hendak memancing, mereka langsung terkejut lantaran terdapat sesosok mayat laki-laki dalam posisi terlentang dialiran tengah sungai dan diatas perut mayat tersebut mendekam seekor biyawak,” kata Aah kepada Radar Sukabumi, Jumat (13/3).

Saat melihat mayat mengambang dan di atas perutnya terdapat seekor biayawak, mereka langsung pulang ke rumahnya dan melaporkan peristiwa penemuan mayat misterius itu, kepada Kepala Desa Cikangkung. “Tidak lama setelah itu, anggota dari Polsek Ciracap langsung mendatangi lokasi kejadian,” paparnya.

Setiba di lokasi, ujar Aah, petugas selain mengamankan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan beberapa saksi, juga langsung mengevakuasi mayat misterius itu ke Rumah Sakit Jampangkulon. “Sekarang mayatnya masih berada di RS Jampangkulon untuk dilakukan otopsi,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, mayat yang ditemukan di sungai tersebut, diduga telah meninggal sejak empat hari yang lalu. “Saat ini, kami tengah melakukan penyelidikan dan mensosialisasikan mayat tanpa identitas itu, kepada warga Kecamatan Ciracap. Namun, hingga saat ini belum juga ada keluarga yang mengakuinya,” pungkasnya. (den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *