KABUPATEN SUKABUMI

Longsor ‘Sosor’ Cibitung, Jalan Terputus

×

Longsor ‘Sosor’ Cibitung, Jalan Terputus

Sebarkan artikel ini
Warga saat gotong royong membersihkan material longsor yang menimbun jalan raya Cikaso - Tegalbulued, Senin (07/12).

CIBITUNG – Bencana alam longsor kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi pada Senin (7/12). Musibah ini terjadi akibat hujan dengan intensitas yang tinggi kembali mengguyur Sukabumi. Walhasil, tebing di Kampung Simpang Dago, Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi longsor hingga menimbun badan jalan raya Cikaso-Tegalbuleud. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun arus lalu lintas di jalur tersebut sempat tersendat hingga kemacetan mengular beberapa kilometer.

Salah seorang warga Kampung Simpang Dago, RT 07/01, Desa Cibitung/Kecamatan Cibitung, Heru Wibowo (38) mengatakan, bencana longsor yang terjadi sekira pukul 11.00 WIB ini, terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Akibatnya, tebing yang berada di atas ruas jalan raya nasional tersebut, langsung longsor. “Tebing itu, longsor setinggi 10 meter dengan lebar 15 meter,” kata Heru kepada Radar Sukabumi, Senin (07/12).

Bank bjb Tandamata

Arus lalu lintas di ruas jalan raya tersebut, telah terhambat. Lantaran, material longsoran berupa tanah, bebatuan dan pohon bambu telah menutupi seluruh badan jalan. Untuk itu, setelah mengetahui kejadaian tersebut, warga di Kampung Simpang Dago, Desa Cibitung/Kecamatan Cibitung bersama petugas gabungan dan pemerintah setempat, langsung gotong royong serta berjikabu membersihkan material longsoran yang menutupi akses lalu lintas tersebut. “Kita evakuasi seluruh material longsoran itu, dengan peralatan seadaanya. Seperti cangkul,” ujarnya.

Setelah gotong royong mengevakuasi material longsoran itu, akhirnya arus lalu lintas di jalur tersebut dapat kembali normal. Menurutnya, tebing tersebut longsor lantaran kondisi tanah di lokasi tersebut, sangat labil. Sehingga saat diguyur hujan deras, tebing tersebut langsung ambruk dan menutupi seluruh badan jalan. “Kalau sekarang arus lalu lintas sudah bisa dilintasi lagi seperti biasanya. Hanya saja para pengendara roda dua maupun roda empat harus hati-hati saat melintasi jalan itu. Lantaran, sangat licin,” pungkasnya. (den/d)