SUKABUMI – Suasana jalur penghubung Palabuhanratu–Cibadak mendadak panik ketika sebuah truk bermuatan granit terguling di Tanjakan Cigangsa, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Meski kondisi jalan terbilang baik—lurus, kering, cuaca cerah, marka jelas, dan penerangan tersedia—beban berat menjadi tantangan tersendiri bagi kendaraan yang melintasi tanjakan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan, truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi B 9443 FDE melaju dari arah Palabuhanratu menuju Buniwangi dengan muatan granit sekitar delapan ton. “Sesampainya di lokasi, truk melintasi tanjakan menikung ke kanan lalu lurus. Diduga tidak kuat menanjak, kendaraan mundur dan akhirnya terguling dengan posisi roda di atas,” ujarnya.
Lokasi kejadian, lanjut Ipda Wangsit, memang rawan kecelakaan. Dari arah Palabuhanratu menuju Buniwangi, sisi kiri jalan berupa tebing, sementara sisi kanan menganga jurang. “Beruntung, saat kendaraan kehilangan tenaga dan mundur, tidak ada kendaraan lain di belakangnya,” terangnya.
Truk dikemudikan Andi (45) warga Kabupaten Bekasi, bersama seorang penumpang, Abdul Rohmat (35). Keduanya selamat tanpa luka serius. “Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi tidak dapat dihindarkan akibat kendaraan terguling dan muatan berserakan,” tambahnya.
Petugas kepolisian segera melakukan pengamanan lokasi serta pengaturan arus lalu lintas agar tetap lancar. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat posisi truk yang terbalik di kontur jalan menanjak.
Ipda Wangsit mengimbau para pengemudi kendaraan bermuatan berat agar memperhitungkan kapasitas kendaraan, kondisi mesin, serta karakteristik jalan, terutama di jalur tanjakan dan tikungan yang rawan.(ndi/d)






