Program ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk gotong royong membangun daerah. Setiap rupiah yang dibayarkan akan kembali dalam bentuk jalan, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas publik lainnya.
“Kami ingin masyarakat memahami manfaat pajak secara nyata, bukan hanya merasa ditagih,” tambah Hari.
Di akhir kegiatan, Hari berharap diseminasi ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas data, pelayanan publik, dan pembangunan daerah.(den/d)






