Sementara itu, warga lainnya Ade Muslih (40) menyatakan beberapa warga sekitar maupun pengendara tukang ojek beberapa kali informasinya telah melaporkan masalah ini ke pihak terkait, yakni Dinas Perhubungan di terminal type B Palabuhanratu, namun sampai saat ini belum ada tindakan yang diambil untuk memperbaiki lampu-lampu yang padam tersebut.
“Kami berharap agar masalah ini segera mendapat perhatian serius agar keamanan warga dapat terjamin,” timpalnya.
Pada saat ini, lanjut Ade pengendara yang melintas mengandalkan cahaya kendaraannya tentu saja hal itu tidak maksimal, dan tidak akan bisa menerangi sisi jalan saat kendaraan melaju.
“Katanya sempet ada dulu sudah lama sih, ada yang dikejar kejar tukang ojek dari arah Palabuhanratu pas tanjakan yang gelap itu, gak tau orang mana, beruntung keburu sampai simpanh tiga Sukawayana disitu terang lampu lampu toko,” pungkasnya. (ndi/d).





