Supaya kendaraan bisa dievakuasi, tronton yang bermuatan minuman dalam kemasan seberat 25 ton ini terpaksa harus dipindahkan ke tronton lain.
Dari keterangan pengemudi, dirinya berniat mengantarkan barang tersebut dari Ciherang, Kabupaten Bogor ke Tasikmalaya melalui jalur Sukabumi.
“Sopir sudah biasa menggunakan lajur ini untuk ke Tasikmalaya, memang pada jalan yang sedikit menikung ini cukup sering terjadi kecelakaan lalulintas,” tutupnya.
Sementara itu, pengendara tronton, Agus Riyanto (50) menambahkan, dirinya terpaksa membanting kemudinya kearah kiri jalan hingga tersungkur untuk menghindari kecelakaan yang lebih besar di depannya.
“Dari arah berlawanan ada kontainer yang nyalip, karena sudah terprediksi bisa terjadi tabrakan, kemudi saya banting ke kiri hingga akhirnya seperti ini,” ungkapnya.
Sementara itu, pengguna jalan, Sulaeman (34) cukup kesal atas insiden tersebut. Sebeb, perjalanan Cicurug-Cibadak yang biasanya bisa ditempuh dengan waktu satu jam, gara-gara kecelakaan itu perjalanan memakan waktu hingga 3 jam.





