Selain kebutuhan rumah tangga, sektor pertanian juga lumpuh. 40 hektare sawah di desa tersebut kini kering kerontang dan terancam gagal panen (puso) akibat kehilangan sumber pengairan utama.
Pemdes Sasagaran mendorong percepatan penanganan infrastruktur air sebagai solusi jangka pendek maupun panjang. “Minimal ada pembikinan sumur bor di Desa Sasagaran, biar ada manfaatnya. Kami sangat memohon pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat segera membangun kembali tanggul yang jebol dan menyalurkan program sanitasi sumur bor,” pungkas Deni.(den/d)





