Sebelum diskusi dimulai, peserta FGD berkesempatan mengunjungi kegiatan Kelas Ibu Baduta di Posyandu wilayah Puskesmas Karawang, Desa Sukajaya. Di sana, mereka menyaksikan antusiasme para ibu dan kader dalam mendukung praktik tumbuh kembang anak yang sehat.
Salah satu peserta, Alia Poonawala dari GAVI, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap semangat kolaboratif masyarakat Sukabumi. “Apa yang saya lihat di kelas ibu baduta sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa program SIGAP benar-benar memberi dampak nyata di lapangan,” tuturnya.
Diskusi berlangsung intensif, membahas strategi untuk mempertahankan dan memperluas jangkauan program, termasuk optimalisasi dana desa dan sinergi kebijakan lintas sektor. Program ini dipandang sebagai jawaban atas tantangan kesehatan masyarakat yang kian kompleks, dengan pendekatan berbasis keluarga dan komunitas.(den/d)






