KABUPATEN SUKABUMI

Kebakaran Lahan di Puncak Habibi Sukabumi, Belasan Hektar Hangus

×

Kebakaran Lahan di Puncak Habibi Sukabumi, Belasan Hektar Hangus

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Puncak Habibi Sukabumi
Jajaran forkompimcam saat meninjau kebakaran di puncak Habibi, Desa Pasir baru, Kecamatan Cisolok

CISOLOK – Sekitar 15 hektar lahan garapan warga hangus terbakar di Puncak Habibi tepatnya di kampung Cikembang, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa kebakaran lahan yang terjadi Selasa, (12/9) kemarin tersebut sempat membuat warga khawatir dan was was pasalnya kondisi kobaran api cukup besar karena dibarengi dengan tiupan angin kencang dan cepat merembet.

Bank bjb Tandamata

Sekretaris kecamatan Cisolok, Okih Fajri Assidiq mengatakan, peristiwa kemunculan kobaran api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 12.15 Wib, dan api berhasil dapat dipadamkan sekitar pukul 20.00 Wib menjelang malam.

Meski dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, namun belasan hektar lahan garapan, kebun bambu dan lahan ilalang hangus terbakar.

“Yang kebakaran itu lahan dan hutan di puncak habibi jenis alang alang dan pohon bambu di tanah milik garapan warga,” ujar Okih. Rabu, (13/9).

Dijelaskan Okih, hingga kini belum diketahui pasti penyebab kemunculan api yang membakar lereng puncak habibi tersebut, pihak jajaran forkompimcam beserta unsur terkait lainnya masih melakukan penyelidikan.

“Masi dalam penyelidikan, intinya kami menghimbau ke masyarakat untuk tetap waspada akan kondisi saat ini yang mulai memasuki musim kemarau yang mengakibatkan rentannya terjadi kebakaran,” jelasnya.

Sementara itu P2BK (Petugas Penanggulangan Kebencanaan Kecamatan) Cisolok Andri Firmansyah menambahkan setelah melakukan tindakan laporan ke petugas setempat dan dinas pemadam kebakaran dibantu masyarakat sekitar dengan alat seadanya api berhasil dipadamkan.

“Api baru bisa dipadamkan setelah dua unit kendaraan damkar standby di lokasi,” timpalnya.

“Sampai saat ini kami masih memonitor dikhawatirkan kobaran api muncul lagi terlebih cuaca hari ini ekstrim panas,” tandasnya. (Ndi)