Sehingga ia menargetkan, sebelum puncak liburan tiba, material proyek harus sudah bersih dari badan jalan. “Besok kami akan kembali menegur mereka. Pokoknya, sebelum akhir pekan ini material proyek harus sudah bersih dari badan jalan. Ini antisipasi membludaknya kendaraan yang masuk Sukabumi,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi dari pihak pelaksana kegiatan. Bahkan, papan informasi kegiatan juga tidak nampak di sekitar lokasi kegiatan.
Sebelumnya pernyataan yang sama juga disampaikan Camat Cibadak, Heri Sukarno. Heri mengaku, sebelum pengerjaan dimulai, pihaknya telah menghimbau kepada pelaksana pekerjaan untuk tidak menyimpan tanah hasil galian dan juga batu ke badan jalan.
Karena hal itu akan mengganggu arus lalu lintas. “Kami sudah peringatkan, agar tidak membuang galian tanah ke badan jalan kepada pegawainya. Memang, kami juga dibuat kesal oleh pelaksana proyek itu,” timpalnya.
Heri juga menambahkan, proyek yang tengah dikerjakan itu merupakan proyek Pemerintah Pusat. Ia sudah jauh-jauh hari menyampaikan persoalan tersebut kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi. Tujuannya yakni untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dimusim liburan natal dan tahun baru.
“Kami sudah koordinasi dengan instansi terkait, tapi memang pihak pelaksananya sulit dihubungi. Karena kondisi sekarang masih ada material, kami menghimbau kepada pengguna jalan supaya berhati-hati saat melintas,” pungkasnya. (ren)



