KABUPATEN SUKABUMI

Kades Limusnunggal Sukabumi Beberkan Kronologis Warganya Diduga Keracunan Setelah Santap Sayur Jamur

×

Kades Limusnunggal Sukabumi Beberkan Kronologis Warganya Diduga Keracunan Setelah Santap Sayur Jamur

Sebarkan artikel ini
Keracunan-Makanan-Bantargadung-Sukabumi
Warga saat menjalani perawatan medis di pustu terdekat desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Kepala desa Limusnunggal, kecamatan Bantargadung Rusman angkat bicara soal belasan warga kampung Kebon Kalapa, RT 04, RW 02 yang diduga mengalami keracunan masal setelah mengkonsumsi sayur jamur. Selasa, (24/12/2024) malam.

Berdasarkan hasil keterangan sementara yang didapatnya, Rusman mengatakan awalnya salah satu warga menemukan jamur yang berukuran kecil kecil di kebun yang belum diketahui jenisnya. Kemudian warga yang menemukan pertama kali tersebut mengajak warga lainnya untuk mengambil dan memasaknya masing masing.

Bank bjb Tandamata

“Jamur yang kecil kecil, jenis apa kurang jelas, kecil kecil, biasanya kalau jamur yang ada racunnya itu ada gelangnya kakinya, ini tidak ada, makanya mungkin pas warga begitu nemu jamur itu mengajak rekan rekan terdekat ngambil setelah makan mungkin (keracunan- red),” ungkapnya. Rabu, (25/12/2024).

Lanjut Rusman, setelah adanya informasi belasan warga mengalami dugaan keracunan masal setelah mengkonsumi sayur jamur, Ia langsung berkordinasi dengan tim medis puskesmas Bantargadung.

“Dari pustu (puskesmas pembantu) ada, dari puskesmas bantargadung dokter udah pada datang kesini,” jelasnya.

“Mungkin dikarenakan alat tidak memungkinkan akhirnya sebagian ada yang dirujuk dan dibawa ke rumah sakit Palabuhanratu untuk penanganan selanjutnya,” imbuhnya.

Rusman berharap korban yang diduga mengalami keracunan tidak bertambah, dan saat ini dokter dari puskesmas Bantargadung sudah stanby di pustu dan telah siap menangani korban yang tengah menjalani observasi.

“Dokter ada stanby yang di sini di pustu tapi ada warga yang dibawa ke rumah sakit juga, mudah mudahan tidak bertambah lagi,” terangnya.

Sementara itu diberitakan sebelumnya sebanyak 15 orang warga di kampung kebon kalapa, desa Limusnunggal harus mendapat perawatan medis di pusat kesehatan masyarakat terpadu desa Limusnunggal, karena diduga mengalami keracunan masal setelah mengkonsumi sayur jamur, peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 Wib.

Hingga berita ini ditulis, pihak kesehatan dan pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologis dan hal lainnya, namun untuk sample makanan sayur jamur yang diduga belasan masyarakat diduga keracunan masal sudah diambil oleh tim medis sejak malam untuk dilakukan penelitian atau uji lab. (Ndi)