Penjajakan kerja sama ini dipandang sebagai fondasi penting bagi keamanan publik di Kabupaten Sukabumi. Jika terealisasi, Sukabumi akan bergabung dengan jajaran daerah maju yang telah menerapkan sistem respons terpadu. Namun, tantangan besar menanti, mulai dari infrastruktur jaringan di pelosok hingga kesiapan sumber daya manusia yang harus berjaga 24 jam penuh.
“Audiensi ini baru menjadi langkah awal dari maraton panjang menuju Sukabumi yang lebih responsif dan aman bagi warganya,” pungkas Ade.(den/d)






