“Semua perencanaan harus terintegrasi, efisien, dan menjawab kebutuhan masyarakat,” jelas Febrian.
FGD ini melibatkan pejabat perencana, analis kebijakan publik, serta perwakilan dari berbagai perangkat daerah. Para peserta berdiskusi mengenai prioritas pembangunan layanan digital, integrasi data, dan penguatan sistem teknologi informasi di setiap sektor.
“Diharapkan, peta rencana ini menjadi fondasi kuat untuk mempercepat birokrasi, meningkatkan kualitas layanan, dan menjadikan Sukabumi lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi,” pungkas Febrian.(ndi/d)






