“Bahkan, terkadang ia melakukan pemaksaan dengan cara membentak-bentak dengan kata-kata kasar kepada sopir truk yang tidak mau membeli minuman botol mineral. Sehingga meresahkan para sopir truk dan pengguna jalan raya lainnya,” tandasnya.
Sesaat setelah diamankan polisi, IM mengakui perbuatannya dan dihadapan polisi menyatakan sangat menyesal serta meminta maaf kepada korbannya. “Setelah melalui musyawarah dengan korban dan korbanpun memaafkan pelaku, kepada IM kami akan melakukan pembinaan yang melibatkan keluarganya,” bebernya.
Pihaknya menambahkan, bahwa IM yang beraksi seorang diri itu, akhirnya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan kemudian dibawa pulang oleh pihak keluarganya. “Jadi begini, kejadian kemarin pukul 15.30 WIB, saat kejadian pun kedua belah pihak saat itu juga sudah saling memaafkan dan tidak ada lagi permasalahan, hanya masuk medsos dan viral-nya hari ini,” pungkanya. (den/d)




