Dijelaskan Deden, setelah melihat secara langsung kondisi jembatan Cipalasari tersebut, dalam waktu dekat akan melakukan upaya penanganan secara kedaruratan agar masyarakat tidak terganggu mobilisasinya meski jembatan mengalami kerusakan.
“Mudah mudahan, paling penting kedaruratannya bagaimana untuk mobilitas masyarakat tidak terganggu, walaupun tentunya belum bisa maksimal, terutama akses kendaraan,” jelasnya.
Kemudian lanjut Deden, saat ini untuj aspek yang lain, seperti mobilisasi pelajar untuk bersekolah, masyarakat yang akan pergi ke pasar ataupun sebaliknya, sudah diupayakan masih bisa melintas.
“Kita upayakan, dan kepala desa juga besok sudah merencanakan jembatan darurat sementara dalam rangka mobilisasi kelancaran arus lalu lintas orang,” terangnya.
“Untuk langkah sellanjut, kami dari BPBD, sudah berkordinasi dengan dinas PU, dan perkim kita akan coba secepatnya dan mudah mudahan ini bisa menjadi prioritas untuk segera di perbaiki, kita upayakan,” ucapnya. (Ndi)






