Irwan menegaskan, pembangunan infrastruktur di desanya terus digenjot sepanjang 2025. Setidaknya 20 titik pembangunan telah terealisasi melalui berbagai sumber pendanaan lintas sektor.
“Beberapa proyek sebelumnya juga telah rampung, seperti pengaspalan ruas Cibadak–Kebonrandu sepanjang 300 meter dan jalan poros desa sejauh 790 meter melalui bantuan provinsi,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat turut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar lebih awet. “Jalan ini bukan sekadar infrastruktur, tapi peluang ekonomi, akses pendidikan, dan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(ndi/d)




