Diskusi berlangsung interaktif dan menjadi ruang refleksi atas tantangan kebangsaan saat ini, termasuk meningkatnya polarisasi sosial dan intoleransi. Peserta diajak tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai keadilan, keberadaban, dan penghargaan terhadap perbedaan dalam kehidupan sehari-hari.
Rumah Teduh dan Kesbangpol Jabar berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi strategis yang mampu menghidupkan kembali semangat kebangsaan di tingkat lokal. Dalam penutupnya, Agung Munajat menyampaikan, “Ketika harapan dinyalakan, bukan hanya ruang yang dibangun, tetapi juga masa depan yang lebih baik untuk semua.”pungkasnya. (**)







