KABUPATEN SUKABUMI

Seminar Kebangsaan di Sukabumi: Gotong Royong dan Empati Jadi Fondasi NKRI

×

Seminar Kebangsaan di Sukabumi: Gotong Royong dan Empati Jadi Fondasi NKRI

Sebarkan artikel ini
Yayasan Teduh Insan Kreatif bersama Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar seminar bertema “Jabar Istimewa, Indonesia Berdaya: Kolaborasi Lokal untuk Ketahanan Nasional” pada Jumat (17/10/2025) di Aula Lapang Volly BMC Sukabumi, Kampung Cihaur, Desa/Kecamatan Cicantanyan.

SUKABUMI — Yayasan Teduh Insan Kreatif bersama Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar seminar Kebangsaan bertema “Jabar Istimewa, Indonesia Berdaya: Kolaborasi Lokal untuk Ketahanan Nasional” pada Jumat (17/10/2025) di Aula Lapang Volly BMC Sukabumi, Kampung Cihaur, Desa/Kecamatan Cicantanyan.

Bank bjb Tandamata

Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari beragam latar belakang, mulai dari generasi muda, tokoh agama, hingga perwakilan organisasi sosial kemasyarakatan. Seminar menjadi wadah dialog yang mempertemukan berbagai perspektif untuk memperkuat semangat kebangsaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ketua Rumah Teduh, Handi Salam, menekankan pentingnya ruang kebersamaan yang menumbuhkan solidaritas, kreativitas, dan harapan di tengah masyarakat. Ia menegaskan komitmen Rumah Teduh untuk berperan dalam transformasi sosial yang menyentuh aspek intelektual, emosional, dan spiritual masyarakat Jawa Barat.

Pembina Rumah Teduh, Agung Munajat, turut mengajak peserta menghidupkan kembali nilai gotong royong dan empati sebagai fondasi kehidupan berbangsa. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan inti ajaran agama-agama besar di Indonesia, sejalan dengan sila kedua Pancasila dan semangat konstitusi.

Sejumlah narasumber hadir, di antaranya Koordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi Ferry Gustaman, Kepala Desa Cicantanyan H. Andi (diwakili Sekdes Ansori), Babinsa Desa Cicantanyan Sertu Ahmad, serta perwakilan Koramil Cibadak Cahyo. Mereka menyampaikan pandangan mengenai pentingnya dialog lintas iman, penguatan nilai kemanusiaan, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI. (**)