Ini Alasan Sarbumusi Bakal Bentuk Posko Pengaduan THR

  • Whatsapp
Sekretaris DPC Sarbumusi Kabupaten Sukabumi, Samsul Hidayat

SUKABUMI — DPC Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Sukabumi, mendorong para pengusaha agar memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan, sesuai dengan ketentuan, yaitu 7 hari sebelum hari raya keagamaan tahun 2021 ini.

“THR keagamaan merupakan kewajiban pengusaha terhadap pekerjanya. Maka dari itu sudah seharusnya hak buruh itu diberikan,” ujar sekretaris DPC Sarbumusi Kabupaten Sukabumi, Samsul Hidayat kepada Radar Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Apalagi menurut Samsul, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), telah menerbitkan surat edaran tentang pemberian tunjangan hari raya keagamaan tahun 2021 ini.

“Di dalam surat edaran itu, Kemnaker memberikan solusi bagi perusahaan, yang masih terdampak pandemi covid-19 agar membuat kesepakatan dalam tata cara pemberian THR tahun 2021,” katanya.

Lanjut Samsul, akan tetapi memberikan syarat agar pengusaha memberikan THR tahun 2021 tersebut paling lambat dibayar sampai sebelum hari raya keagamaan pekerja atau buruh yang bersangkutan.

“Kami juga mengapresiasi bahwa dalam surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang THR keagamaan tahun 2021 tidak lagi memberikan ruang kepada pengusaha untuk mencicilnya. Sebab, pemerintah sudah banyak memberikan kompensasi kemudahan berusaha kepada pengusaha yang terdampak Covid-19,” tegasnya.

Selain itu pihaknya juga mendorong Kemnaker untuk melibatkan Komite Pengawasan Ketenagakerjaan bersama Pengawas Ketenagakerjaan dalam hal mengawasi. “Kemudian menindaklanjuti pengaduan serta pelanggaran pemberian THR Keagamaan tahun 2021,” paparnya.

Dirinya menegaskan kembali agar para pengusaha memberikan THR Keagamaan Tahun 2021 kepada pekerja/buruh, sesuai dengan peraturan perundang undangan yang ada.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *