KABUPATEN SUKABUMI

HNSI Ancam Demo PLTU

×

HNSI Ancam Demo PLTU

Sebarkan artikel ini
MUSYAWARAH: Plt Ketua HNSI Kabupaten Sukabumi, H Dede Ola memimpin musyawarah membahas soal nelayan, Karyat (63) yang diduga menjadi korban tabrak tongkang batu bara PLTU.

Padahal, nelayan asal Kampung Pasir Randu, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi ini meninggal akibat tenggelam setelah perahunya ditabrak tongkang yang mengangkut batu bara untuk dihantarkan ke PLTU di perairan Sawarna, Banten, pada Sabtu (24/11) lalu.

“Kami menuntut agar pihak tongkang yang menabrak bertanggung jawab. Ini kan kejadiannya sudah lama, apakah mereka menghendaki adanya proses hukum terlebih dahulu? Harusnya mereka ini ada itikad baik kepada keluarga korban,” harapnya.

Bank bjb Tandamata

Senada yang disampaikan isteri korban, Tini (45). Ia mengaku terpukul dengan adanya kejadian itu. Pasalnya, tulang punggung keluarga selama ini meninggalkan ia untuk selama-lamanya.

Namun demikian, ia pun mengaku sadar memiliki suami nelayan yang beresiko tinggi. “Ya sudah takdir. Tapi pihak yang nabrak saya mohon agar tanggung jawab,” pintanya.

Untuk diketahui, korban meninggalkan satu istri dan tiga anak. Kini, mereka menunggu itikad baik dari pihak tongkang yang menyebabkan hilangnya nyawa kepala keluarga mereka.

Begitupun yang disampaikan anak pertama korban, Yuda Permana (27), ia juga sempat menanyakan sendiri kepada pihak Pol Air Lebak, Banten, bahkan ke Pos Airud di Pelabuhan Merak tapi tidak ada kejelasan.