KABUPATEN SUKABUMI

Heboh Warga Pabuaran Sukabumi Temukan Tulang Belulang Manusia, Diduga Korban Tertimbun Longsor

×

Heboh Warga Pabuaran Sukabumi Temukan Tulang Belulang Manusia, Diduga Korban Tertimbun Longsor

Sebarkan artikel ini
Warga Pabuaran Sukabumi Temukan Tulang Belulang Manusia
Penemuan tulang belulang di Kampung Darmawangi, RT 20, RW 07, Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi.

PABUARAN – Heboh, warga di Kampung Darmawangi, RT 20, RW 07, Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi temukan tulang belulang manusia.

Berdasarkan informasi, penemuan tulang belulang tersebut, petama kali ditemukan oleh warga yang tengah mencari rumput dan kayu bakar yang tiba tiba langsung melihat mantel serta seperti tulang yang berada di tumpukan tanah.

Bank bjb Tandamata

Adanya penemuan tulang belulang rangka manusia itu, warga menduga itu jasad korban tertimbun bencana longsor yang terjadi pada tanggal 04 Desember 2024 lalu.

Menurut keterangan warga, Usman, penemuan tulang belulang tersebut, Senin, (9/2/2025) sekitar pukul 13.30 Wib oleh Ustadz Rahman (40) petani di kampung Darmawangi, yang kemudian langsung melaporkan penemuan itu kepada warga.
“Nah setelahnya warga berdatangan dan langsung dilakukan pengangkatan terhadap tulang belulang itu, berikut ditemukan juga tengkorak manusia,” ujar Usman saat dihubungi. Senin, (10/2/2025).

Dijelaskan Usman, kemudian setelah penemuan tulang belulang serta tengkorak dikumpulkan, warga sekitar menduga itu adalah korban tertimbun, karena selain itu juga ditemukan pakaian dan perlengkapan yang dikenakan korban saat itu.
“Iya berupa jas hujan dan golok milik korban ditemukan bersamaan tulang belulang itu,” jelasnya.

Dugaan warga, kata Usman, berdasar pada tanggal 04 Desember 2024 lalu di kampung Darmawangi Telaga RT 20, RW 07 Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran telah terjadi bencana longsor yang menimpa areal pesawahan.
“Dan material longsoran menimpa satu warga atas nama Ojang yang saat itu sedang memperbaiki selokan sawah dan sampai saat ini belum ditemukan,” tegasnya.

“Jadi warga mengarah, tulang yang ditemukan diduga adalah tulang korban tertimbun yang belum ditemukan itu,” tandasnya. (Ndi)