KABUPATEN SUKABUMI

Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Berubah?

×

Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Berubah?

Sebarkan artikel ini

Hasil kajian ilmiah ini, lanjut wanita berhijab itu, akan diserahkan kepada pemerintah Kabupaten Sukabumi. Jika tanggal tersebut disetujui, dirinya meminta agar Pemda Kabupaten Sukabumi mempatenkannya dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda). “Hasilnya akan ditentukan Bupati yang juga disetujui oleh DPRD. Jadi kami hanya melakukan kajian saja lalu menyerahkannya,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, hari jadi Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya diperingati setiap 1 Oktober mengundang berbagai pertanyaan dari berbagai kalangan. Jadi, untuk menjawab pertanyaan itu, Pemda melibatkan tim ahli untuk membuat naskah akademisnya. “Sesuai Permendagri tahun 2011, untuk perubahan hari jadi harus membuat naskah akademis yang terlebih dahulu dilakukan kajian,” jelasnya.

bank BJB

Kagiatan seminar ini diharapkan dapat meluruskan sejarah Kabupaten Sukabumi yang telah terbentuk sejak zaman kolonial Hindia Belanda, masa pendudukan Jepang sampai dengan saat ini. “Memang penanggalan hari jadi tidak harus terlalu menjadi kegelisahan, tapi sejarah ini harus diluruskan sehingga masyarakat mengetahuinya,” ujarnya.

Kendati demikian, tentang usia Kabupaten Sukabumi yang telah cukup tua ini, seharusnya menjadi spirit untuk berubah menjadi lebih baik. Selain itu, jika melihat sejarah pembentukan kabupaten sejak zaman Hindia Belanda banyak kembali simbol dan ciri yang harus kembali dihidupkan.

“Jika kita lihat sejarah Kabupaten Sukabumi dari zaman Hindia Belanda, banyak hal yang harus kembali kita ingat. Dari mulai perkebunannya, hasil buminya hingga simbol-simbol sejarahnya. Secepatnya kami akan bahas hasil kajian ini dengan DPRD,” pungkasnya. (Cr15/t)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *