KABUPATEN SUKABUMI

Harga Kebutuhan Mulai Naik

×

Harga Kebutuhan Mulai Naik

Sebarkan artikel ini
SEPI: Salah seorang pedagang saat menunjukan barang dagangannya di Pasar Panggeleseran, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, kemarin.

CIKEMBAR, RADARSUKABUMI.com – Jelang Idul Adha, harga daging ayam dan cabai di pasar tradisional Panggeleseran, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, mulai merangkak naik. Permintaan yang membludak sementara stok barang terbatas, diduga menjadi penyebab kenaikan harga bahan pokok ini.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, saat ini harga kebutuhan yang mengalami kenaikan diantaranya harga daging ayam dari Rp32 ribu menjadi Rp36 ribu perkilogram, cabai merah dari Rp55 ribu menjadi Rp60 ribu, cabai rawit hijau yang sebelumnya Rp20 ribu sekarang naik menjadi Rp60 ribu perkilogram. Sementara cabai rawit merah dari Rp50 ribu naik menjadi Rp80 ribu perkilogram.

Bank bjb Tandamata

“Harga ini mulai mengalami peningkatan sejak sepekan lalu. Dipengaruhi oleh permintaan masyarakat yang meningkat hingga dua kali lipat dari situasi normal. Sementara persedian barang terbatas,” kata seorang pedagang sayuran di pasar tradisional Panggeleseran, Wahyu Ismail (23) asal Kampung Alhuda, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, kemarin (6/8).

Kenaikan harga cabai ini, sambung Wahyu, selain dipengaruhi oleh stok yang terbatas, juga disebabkan oleh banyaknya para petani yang mengalami gagal panen akibat musim kemarau. “Kenaikan harga ini diprediksi akan terus terjadi sampai mendekati lebaran. Apalagi kebutuhan ibu rumah tangga setiap jelang lebaran pasti akan terus meningkat,” bebernya.

Seorang pedagang daging ayam di pasar tersebut, Ridwan (35), asal Kampung Tanjungsari, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh mengatakan, jelang Idul Adha harga daging ayam potong selalu mengalami kenaikan di setiap pasar tradisional. Hal ini disebabkan oleh banyaknya permintaan warga yang membludak.

Sementara stok dari para tengkulak terbatas. “Biasanya jelang H-3 harga daging ayam ini akan kembali mengalami kenaikan sesuai dengan jumlah kebutuhan pelanggan,” jelasnya.

Sementara itu, seorang warga Kampung Leuwiliang, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Nengsih (45) mengatakan, pihaknya meminta kepada pemerintah agar dapat menurunkan harga Sembako di pasar tradisional. “Kalau kenaikan harga saat ini, masih dinilai normal. Namun kami khawatir saat mendekati lebaran nanti harganya akan kembali naik. Untuk itu, pemerintah harus segera memberikan solusi yang baik agar harga kebutuhan pokok tetap stabil,” pungkasnya.

 

(Den/d)