“Semua ini sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui sektor unggulan agroindustri dan pariwisata,” imbuhnya.
Dalam proses revalidasi kali ini, Pemkab Sukabumi juga menerapkan pendekatan kolaboratif berbasis pentahelix, yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Model ini diyakini menjadi strategi efektif untuk menyelesaikan tiga rekomendasi yang tersisa dan memperkuat posisi CPUGGp dalam jejaring geopark global.
“Semoga revalidasi kali ini berjalan lancar dan CPUGGp kembali mendapatkan green card dari UNESCO,” pungkas Asep Japar penuh optimisme. (den/d)






