Empat ODGJ Kebonpedes Dievakuasi ke Phalamartha

  • Whatsapp
Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani didampingi Babinsa dan petugas Kecamatan Kebonpedes saat proses evakuasi AK (39) ODGJ ke BRSPDM Phalamartha.

RADARSUKABUMI.com — Empat orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah Kecamatan Kebonpedes di evakuasi ke Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental (BRSPDM) Phalamartha, tepatnya di ruas Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Nomor 130, Kecamatan Cibadak, Selasa (21/7).

Camat Kebonpedes, Ali Iskandar mengatakan, dari seluruh desa yang ada di wilayah Kecamatan Kebonpedes ini, terdapat empat ODGJ yang telah dibawa ke BRSPDM Phalamartha Cibadak.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan dari Ketua Unit Informasi Layanan Sosial Kecamatan Kebonpedes, ke empat ODGJ ini, diketahui berinisial DA (25) asal warga Kecamatan Jambenenggang, AK (39) warga Kampung Tegallega, RT 1/4, Desa/Kecamatan Kebonpedes, HI (37) asal warga Desa Cikaret dan NH (32) warga Kampung Jantake, RT 4/3, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes.

“Sebenarnya, jumlah ODGJ yang ada di wilayah Kecamatan Kebonpedes ini, sangat banyak. Hanya saja yang mendapatkan pelayanan dari Kementrian Sosial Balai Rehabilitasi Penyandan Disabilitas Mental ini, hanya ada empat ODGJ,” jelas Ali kepada Radar Sukabumi, Selasa (21/7).

Sebelum empat ODGJ ini, dievakuasi ke BRSPDM Phalamartha Cibadak, terlebih dahulu mereka harus mengikuti pendaftaran dan melengkapi sejumlah perysaratan.

Diantaranya, penyandang disabilitas mental WNI di usia antara 18 sampai 60 tahun, mengajukan surat permohonan yang sudah disediakan oleh pihak balai, surat pengantar dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, surat rujukan dari psikiater atau Rumah Sakit Jiwa yang menyatakan pasien membutuhkan pelayanan rehabilitasi sosial dan resep obat antipsikotik yang harus dilanjutkan dan lainnya.

“Selain itu, mereka juga harus bersedia mengikuti rapid test Covid 19 dan karantina mandiri yang di lakukan di Balai dan yang lebih penting ada orang tua yang merupakan penanggung jawab harus bersedia menandatangani surat pernyataan siap menerima kembali, apabila penerima pelayanan telah selesai menjalani masa layanan rehabilitasi sosial di Balai,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani mengatakan, dari empat ODGJ yang dievakuasi ke BRSPDM Phalamartha Cibadak ini, satu ODGJ diantaranya merupakan warga Desa Kebonpedes.

Menurutnya, ODGJ yang berinisial AK (39) tersebut, telah mengalami gangguan jiwa sejak puluhan tahun silam.

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *