“Dengan kualitas air yang terjaga, produktivitas meningkat, risiko penyakit menurun, dan kualitas ikan menjadi lebih baik. Ini tentu berdampak pada nilai jual dan daya saing produk perikanan kita,” tambah Nunung.
Langkah ini selaras dengan penerapan prinsip Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB), sebagai standar dalam usaha perikanan modern.
Nunung berharap, para pembudidaya semakin menyadari pentingnya pengelolaan kualitas air dan menjadikannya bagian integral dari rutinitas budidaya.
“Ini adalah investasi jangka panjang demi keberlanjutan dan keuntungan usaha perikanan,” pungkasnya.(ndi/d)






