KABUPATEN SUKABUMI

Dua Pelajar Kena Bacok

×

Dua Pelajar Kena Bacok

Sebarkan artikel ini

CIRACAP – Belasan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 dan Bina Bangsa Kecamatan Surade terpaksa diamankan Polsek Ciracap, kemarin. Mereka terlibat tawuran di depan Kantor Desa Cikangkung, tepatnya di Kampung Simpang, RT 3/8, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, setelah ujian dilaksanakan pada Rabu (11/4) sekira pukul 20.00 WIB.. Sejumlah alat yang digunakan tawuran dan senjata tajam pun berhasil disita aparat kepolisian.

Kapolsek Ciracap, AKP Solihin mengatakan, aksi tawuran ini pertama kali diketahui saat anggota Polsek Ciracap bersama anggota Satpol PP tengah melaksanakan razia minuman keras. Sekira pukul 19.45 WIB, salah satu anggotanya mendapatkan laporan dari kepala desa bahwa di perempatan Jalan Raya Kampung Cijoho, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, terdapat belasan siswa yang terlibat tawuran.

Bank bjb Tandamata

“Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas yang dibantu warga berhasil mengamankan belasan pelajar ini,” jelas Solihin kepada Radar Sukabumi.

Setelah diamankan di kantor desa, sambung Solihin, belasan pelajar tersebut langsung dibawa petugas ke Mako Polsek Ciracap untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, petugas langsung menghubungi pihak sekolah dan para orang tua siswa tersebut.

“Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah samurai, celurit dan dua buah gear lengkap dengan talinya. Sampai dengan saat ini para pelajar dan barang buktinya masih diamankan di kantor Polsek Ciracap untuk ditindak lanjuti lebih dalam lagi,” bebernya.

Akibat tawuran tersebut, dua orang pelajar dari masing-masing sekolah mengalami luka bacok. Kedua pelajar nahas itu ialah RD (18), asal Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, mengalami luka bacok dibagian punggung sebelah kanan dan IP (19), warga Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, mengalami bacokan di pinggul sebelah kiri.

“Dua orang pelajar yang mengalami luka bacokan ini, sudah mendapatkan perawatan medis dari dokter setempat. Berdasarkan pemeriksaan petugas sementara, aksi tawuran ini bermula dari saling ejek selepas melaksanakan ujian,” pungkasnya.

 

(cr13/d)