KABUPATEN SUKABUMI

DPPKB Kabupaten Sukabumi Gandeng Hanima Foundation Wujudkan Keluarga Berkualitas

×

DPPKB Kabupaten Sukabumi Gandeng Hanima Foundation Wujudkan Keluarga Berkualitas

Sebarkan artikel ini
DPPKB Kabupaten Sukabumi Gandeng Hanima Foundation
Kadis DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus saat menerima cinderamata dari Hanima Foundation.

SUKABUMI – Dalam upaya menciptakan keluarga berkualitas, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, menjalin kerja sama dengan Hanima Foundation, sebuah organisasi kemanusiaan yang bergerak di bidang sosial.

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan keluarga berkualitas sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 05 Tahun 2009 tentang Perkembangan Keluarga Kependudukan yang Berencana.

Bank bjb Tandamata

“Ada dua tanggung jawab utama DPPKB, yaitu mengendalikan jumlah penduduk dan meningkatkan kualitas keluarga. Pengendalian ini penting karena daya dukung dan daya tampung lingkungan yang terbatas,” kataUus Firdaus kepada Radar Sukabumi pada Senin (10/02).

Dari sisi kesehatan, DPPKB juga merekomendasikan usia ideal melahirkan antara 20 hingga 35 tahun, dengan jarak antar kelahiran sekitar 4 hingga 5 tahun.

“Jika rekomendasi ini diikuti, maka kesehatan ibu dan anak lebih terjaga, serta mengurangi risiko stunting pada bayi baru lahir,” tambahnya.

Saat ini, angka kelahiran di Kabupaten Sukabumi telah mencapai rata-rata 2,1 anak per keluarga, yang menunjukkan keberhasilan program pengendalian penduduk secara kuantitas. Namun, tantangan selanjutnya adalah meningkatkan kualitas keluarga.

“Kalau reproduksi sehat bisa diterapkan sejak awal, dengan pemahaman tentang 1000 hari pertama kehidupan, maka kita bisa memastikan anak-anak lahir sehat dan bebas dari stunting,” jelasnya.

Selain kesehatan, kualitas keluarga juga ditentukan oleh delapan fungsi utama, yaitu fungsi keagamaan, reproduksi, sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, cinta kasih, dan perlindungan. “Jika delapan fungsi ini diterapkan dengan baik, maka masyarakat Kabupaten Sukabumi akan menjadi lebih tangguh,” tegas Uus.

Melalui kolaborasi dengan Hanima Foundation, DPPKB berharap program-program peningkatan kualitas keluarga dapat berjalan lebih efektif. “Mewujudkan keluarga berkualitas tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Butuh kerja sama dari berbagai elemen, termasuk NGO, masyarakat, dan unsur terkait lainnya,” timpalnya.

“Jadi, dengan sinergi ini diharapkan keluarga-keluarga di Kabupaten Sukabumi semakin siap dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Den)