KABUPATEN SUKABUMI

DLH Kabupaten Sukabumi Siapkan Strategi Atasi Abrasi Pantai dan Sungai Cimandiri

×

DLH Kabupaten Sukabumi Siapkan Strategi Atasi Abrasi Pantai dan Sungai Cimandiri

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Prasetyo
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Prasetyo

PALABUHANRATU – Selain fokus menangani sampah yang berserakan di Pantai Loji, Kecamatan Simpenan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi juga menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menangani masalah abrasi pantai dan pencemaran Sungai Cimandiri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, menjelaskan bahwa upaya penanganan abrasi pantai menjadi salah satu prioritas pihaknya. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Pantai Cipatuguran.

Bank bjb Tandamata

Hal itu, salah satu langkah penting yang telah disampaikan dalam rapat kerja Komisi II beberapa waktu lalu bersama komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi dalam rapat kerja.

“Untuk penanganan abrasi di Pantai Cipatuguran. Saat ini, PLTU sedang mengkaji teknologi yang tepat untuk mencegah abrasi di wilayah tersebut,” ungkap Prasetyo.

Selain abrasi pantai, Prasetyo menambahkan perhatian DLH juga tertuju pada pengelolaan limbah atau sampah sampah yang masih ditemukan di sekitaran aliran Sungai Cimandiri, hal itu menjadi perhatian mengingat sungai ini memiliki muara di wilayah pantai.

Sehingga, DLH mencoba menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat di sekitar hulu Sungai Cimandiri, seperti di daerah Gegerbitung dengan penekanan pentingnya menjaga kelestarian hutan di sekitar hulu sungai dan peran aktif masyarakat dalam mencegah pembuangan sampah sembarangan.

“Kami terus berupaya mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah di sepanjang aliran Sungai Cimandiri,” jelasnya.

“Selain itu, kami juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk menjaga kelestarian hutan di hulu, karena hutan yang sehat akan berdampak pada kondisi sungai di hilir,” imbuhnya.

Ditegaskan Prasetyo, DLH juga terus memantau aktivitas perusahaan yang berada di sekitar sungai, terutama Sungai Cicatih dan sekitarnya, guna mencegah pencemaran air, bahwa pengendalian pencemaran akan terus dilakukan secara berkala.
“Sampai saat ini, kualitas air Sungai Cimandiri masih stabil dan berada di bawah ambang batas pencemaran. Namun, pengawasan akan terus kami lakukan, terutama di daerah-daerah yang dilalui oleh perusahaan, untuk memastikan tidak ada pencemaran yang terjadi,” terangnya.

Dengan strategi yang diterapkan, Prestyo berharap masalah abrasi pantai dan pencemaran sungai dapat diminimalisir sehingga kawasan pesisir dan sungai di Kabupaten Sukabumi tetap terjaga kelestariannya.

“Kami dari jajaran DLH juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program-program yang telah dicanangkan pemerintah,” tandasnya. (Ndi)