Ia menambahkan, kegiatan ini sangat membantu meningkatkan akurasi data teknis. “Melalui capacity building ini, kami menyinkronkan data antarwilayah sehingga proyeksi pangan benar-benar berdasarkan realitas di lapangan, mulai dari produksi petani hingga konsumsi rumah tangga,” jelasnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Bank Indonesia ini diharapkan menghasilkan dokumen perencanaan yang menjadi acuan menjaga ketahanan pangan Kabupaten Sukabumi secara berkelanjutan. (den/d)






