“Sehingga apa yang kami berikan dapat sesuai dengan kebutuhan keluarga korban,” bebernya.
Untuk itu, bantuan logistik dalam bentuk Sembako tersebut telah disesuaikan dengan jumlah jiwa yang terkena musibah. Meski demikian, kedepan pihaknya akan terus melakukan pengawasan di lapangan terkait perkembangan dalam pergerakan tanah di lokasi bencana tersebut.
“Jika pergerakan tanah meluas, maka Dinas Sosial akan membangun dapur lapangan untuk keperluan makan bagi korban bencana itu,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan BPBD dalam hal pemeriksaan konstruksi tanah. Ia akan meminta badan geologi supaya mengkaji konstruksi tanah yang kini mengalami peregarakan itu.
“Kondisi ini harus segera disikapi. Sebab jika tidak segera dilakukan kajian oleh badan geologi, dikhawatirkan dapat terjadi bencana susulan. Apalagi, lokasi bencana pergerakan tanah ini berada di bawah perbukitan,” pungkasnya.
(cr13/d)





