KABUPATEN SUKABUMI

Desa Tanjungsari Rawan Diare

×

Desa Tanjungsari Rawan Diare

Sebarkan artikel ini

Perilaku warganya yang kerap BAB ke sungai, sambung Dilah, diyakini dapat berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat dan mengotori sungai. Bahkan menurutnya, hampir setiap bulannya di wilayah tersebut selalu ada warga yang terserang penyakit diare.

“Kami sudah berupaya maksimal mengajukan bantuan pada pemerintah untuk pembangunan MCK. Namun, hingga saat ini belum tereaslisasi,” paparnya.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu, petugas Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Jampangtengah, Yuli mengatakan, kebiasaan masyarakat di Desa Tanjungsari yang menggunakan sungai sebagai sarana MCK, telah memicu terjadinya kasus diare.

Perilaku jelek yang terus berlangsung sampai saat ini, harus menjadi perhatian serius semua element. “Penyakit diare yang mewabah di Desa Tanjungsari, selain karena sanitasi, juga ternyata masalah air bersih dan BAB masyarakat masih di sungai. Ketika kemarau, sungai ini surut dan warga mengambil airnya. Ini tentunya dapat menyebabkan penyakit diare,” jelas Yuli.

Kebiasaan masyarakat memanfaatkan aliran sungai sebagai MCK umum ini, ujar Yuli, dapat berpotensi menimbulkan penyakit, seperti diare, demam tifus, kolera dan penyakit hepatitis A. Untuk itu, menurutnya, dalam berupaya mengubah perilaku masyarakat, minimal disetiap rumah harus ada MCK, sehingga perilaku warga membuang hajat di sungai bisa berkurang. (cr13/d)