Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Disdukcapil Sagaranten untuk membantu proses identifikasi. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diminta segera melapor ke pihak berwenang.
Petugas Damkar Pos Sagaranten, Yusup, mengatakan bahwa awalnya warga mengira benda yang mengapung adalah boneka. “Setelah dicek bersama petugas, ternyata benar mayat manusia. Lokasi itu dulunya kolam, namun karena tanggul rusak, air sawah masuk dan membentuk rawa besar yang kini sering digunakan warga untuk memancing,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada warga yang mengenali korban. Jenazah masih berada di kamar mayat RSUD Sagaranten untuk pemeriksaan lebih lanjut. (ndi/d)






