KABUPATEN SUKABUMI

Cegah Teroris di Kebonpedes Sukabumi, BNPT RI Bentuk Desa Siap Siaga

×

Cegah Teroris di Kebonpedes Sukabumi, BNPT RI Bentuk Desa Siap Siaga

Sebarkan artikel ini
Desa Kecamatan Kebonpedes
Kasubdit Kesiapsiagaan dan Pegendalian Krisis BNPT RI, Kolonel Inf, Indra Gunawan, saat memberikan arahan pada puluhan tokmas dan para Ketua RT di Bale Sawala, Desa/Kecamatan Kebonpedes.

SUKABUMI – Dalam mencegah dan mempersempit ruang gerak teroris, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme – Republik Indonesia (BNPT-RI), membentuk tim penggerak desa siap siaga dalam mengantisipasi tindak pidana terorisme.

Kegiatan yang dipusatkan di Bale Sawala, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (13/08) sore ini, dihadiri oleh para Katua RT, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan pihak terkait lainnya.

Bank bjb Tandamata

Kasubdit Kesiapsiagaan dan Pegendalian Krisis BNPT RI, Kolonel Inf, Indra Gunawan kepada Radar Sukabumi mengatakan, kegiatan ini sengaja dilakukan oleh BNPT untuk membuat pilot project di Indonesia, setelah beberapa waktu lalu, melakukan launching 5 desa se Indonesia. Salah satunya, adalah Desa Kebonpedes.

“Kegiatan ini adalah dari BNPT, yang intinya bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan terorisme,” kata Indra kepada Radar Sukabumi pada Sabtu (12/08).

“Bukan berarti Desa Kebonpedes ini, banyak teroris atau menjadi pergerakan teroris. Tetapi ini sampling untuk kita jadikan pilot project. Semoga berhasil, sehingga kedepannya bisa dikembangkan, kita replikasi diwilayah desa yang lainnya,” tandasnya.

Menurutnya, dalam proses pembentukan dan nantinya pengembangan desa siap siaga ini, BNPT akan melaksanakan intervensi dan menentukan inebler atau penggerak desa yang harapannya penggerak desa ini, mampu menyampaiakan materi yang disampaikan kepada seluruh keluarga atau masyarakat.

“Materi yang kita sampaikan adalah yang pertama bijaknya bermedia sosial. Karena kita ketahui bersama medsos saat ini sangat cepat sekali dalam proses perkembangannya,” imbuhnya.

“Nah, kedua adalah story telling. Jadi kita menghadirkan mitra diradikalisasi. Ini adalah eks napiter yang beliau mempunyai pengalaman di perjalanan hidupnya sebagai perekrut, pendiri organisasi terorisme termuka, baik JAT maupun JAD,” timpalnya.

Untuk itu, saat memberikan materi pengalaman dari eks napiter ini sampai perjalanan mereka bisa insyaf dan sadar, untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik indonesia (NKRI), agar ditularkan kepada masyarakat di wilayah Desa Kebonpedes. “Jadi, disitu harapannya terjadi interaktif antara masyarakat dengan mitra diradikalisasi,” bebernya.

Ketika disinggung mengenai pandangan BNPT RI terkait kondisi di Sukabumi, khususnya di wilayah Desa Kebonpedes, Indra menjawab, bahwa daerah Sukabumi, khususnya Kebonpedes sangat baik, terutama alamnya juga sangat hijau, kemudian sosialnya sangat baik. “Kemarin kami silaturahmi ke Bupati Sukabumi, beliau juga sangat antusias dan beliau menyampaikan desanya sangat ramah dan sangat mendukung,” tukasnya.