BPSK: Ada Produk Kadaluarsa, Laporkan

Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Sukabumi saat melakukan sidang pengaduan konsumen.

SUKABUMI — Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Sukabumi, menyebutkan selama tahun ini pengaduan konsumen masih didominasi masalah kredit kendaraan dengan pihak leasing.

Terhitung dari Januari hingga Juni 2020 terdapat 32 pengaduan, lima pengaduan sudah diputus sedangkan 27 pengaduan lainnya masih menunggu proses persidangan.

Bacaan Lainnya

“Ya, lima pengaduan sudah putus, selebihnya tertunda karena adanya Covid-19, pembatasan PSBB dan berakhirnya masa anggota BPSK Periode 2015-2020 pada 17 Juni 2020 dan sekarang sedang dalam tahap pendaftaran, seleksi calon anggota BPSK untuk periode 2020-2025 sehingga belum dapat melakukan penanganan perkara,” ungkap Staf Bidang Tata Usaha, Pelayanan Konsultasi dan Pengaduan BPSK Kabupaten Sukabumi, Supriyanto kepada Radar Sukabumi, Rabu, (24/6).

Lanjut Suprianto, lima perkara yang sudah diputus yakni, satu pengaduan perumahan, dua leasing, perbankan serta pengaduan barang dan jasa.

“Memang sampai saat ini pengaduan soal leasing masih mendominasi. Bahkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya pengaduan konsumen ini mengalami peningkatan. Di mana pada 2019 lalu, hanya ada sekitar 14 pengaduan,” papar Supriyanto.

Sementara, untuk pengaduan mengenai produk makanan dan minuman sampai saat ini masih minim. Padahal menurut pengamatannya, masih banyak konsumen yang dirugikan oleh produsen makanan ataupun minuman.

“Karena itu, kami minta agar konsumen jeli dalam membeli produk. Misalnya, menemukan makanan dan minuman sudah kedaluarsa yang dijual atau beredar di lapangan, konsumen bisa mengadukan ke BPSK,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mengetahui hak dan kewajibannya sebagai konsumen, BPSK akan berupaya memberikan pemahaman tentang fungsi dan peran BPSK.

Sehingga masyarakat menjadi konsumen yang cerdas. “Kami harap, ke depan masyarakat bisa lebih cermat lagi. Ketika merasa di rugikan bisa melaporkannya ke BPSK dengan membawa bukti yang lengkap,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *