“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada daerah yang tertinggal. Semua wilayah di Kabupaten Sukabumi harus merasakan dampak pembangunan secara merata,” ungkap Aep.
Aep juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan dalam proses perencanaan pembangunan.
“Kami mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, untuk terlibat aktif dalam menyusun RKPD 2026. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk memajukan Kabupaten Sukabumi,” paparnya.
Dengan diselenggarakannya forum ini, Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi berharap dapat menghasilkan dokumen RKPD 2026 yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.
“Kami optimis, dengan kerja sama yang solid, RKPD 2026 akan menjadi peta jalan yang tepat untuk mewujudkan Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera,” tegas Aep. (ndi/d)






