SUKABUMI – Aliman Zulfan Hanif (6) seketika ceria kembali usai menjalani proses bedah khitan di RSI Assyifa Sukabumi, Kamis (16/12). Memang sesekali siswa kelas 2 Sekolah Dasar itu sempat meringis kesakitan saat petugas khitan melakukan anastesi. Namun, berkat keahlian dan kelihaian dua orang tenaga kesehatan, permasalahan Hanif dapat teratasi.
“Iya, Alhamdulillah, sudah tidak sakit,” ucap Hanif kepada Radar Sukabumi beberapa saat setelah dikhitan.
Begitulah secuplik cerita dari layanan Gotan atau Go.Khitan RSI Assyifa Sukabumi. Tenaga kesehatan khusus Gotan Eka Purnama mengatakan, dengan metode eletric cauter atau laser membuat proses penyutan berjalan lebih cepat dan minim resiko.
“Jadi dengan metode laser ini, meminimalisir pendarahan. Jadi dapat terkendali gitu. Itu keuntungannya,” kata Eka.
Eka juga menceritakan, umumnya memang banyak anak yang histeris kesakitan hingga mengamuk saat akan disunat. Ini lumrah, tegas Eka. Namun banyak pula anak-anak yang kooperatif.
“Itu semua tergantung si anak sebenarnya. Nah yang suka ngamuk itu biasanya anak yang sudah besar. Karena sudah tahu takut dan rasa sakit. Tapi kalau masih kecil, masih balita, relatif kooperatif. Memang secara medis, tidak ada aturan anak usia berapa bisa disunat. Bahkan usia 6 bulan pun sudah bisa. Hanya di kalangan masyarakat tertentu ada yang menyunatkan anaknya pas mau remaja. Tapi di Sunda, rata-rata saat masih kecil,” beber Eka.
Masih di tempat yang sama, Kepala Sub Bagian Pemasaran, Humas dan Promkes RSI Assyifa Sukabumi Mutiara Fariza mengatakan, Gotan merupakan salah satu program unggulan dalam rangkaian Milad RSI Assyifa ke-54.
“Program Gotan ini sebenarnya sudah lama ada. Sesuai namanya, Go Khitan, jadi kami yang pergi ke rumah si pasien khitan. Tapi kali ini berhubung Milad RSI Assyifa ke-54 maka program Gotan-nya spesial. Kami memberikan tarif khusus yang lebih murah,” kata Mutiara.
wanita yang akrab disapa Tiar menjelaskan tarif Gotan edisi Milad hanya Rp250.000 saja. Sedangkan tarif normalnya Rp450.000. Adapun fasilitas paket yang didapatkan pasien adalah metode khitan menggunakan electric cauter alias laser, sarung, topi sunat dan obat-obatan.
“Program Gotan edisi Milad ini berlaku dari tanggal 15 November sampai 31 Desember. Alhamdulillah hampir setiap hari selalu ada yang ikut program Gotan. Rata-rata setiap harinya 6 pasien. Tapi pas puncak Milad ada 8 pasien,” ujar Mutiara.
Tiar juga menjelaskan cara untuk mengikuti program Gotan sangat mudah. Cukup menghubungi via WhatsApp kepada tiga pic pelaksana khitan lalu mengisi formulir yang disediakan. Setelah itu, konfirmasi ke bagian resepsionis untuk pelaksanaannya.
“Kebetulan Desember ini kan bulan libur sekolah anak, jadi sepertinya bakal banyak yang ikutan lagi. Tapi insya Allah kami akan selalu siap melayani anak-anak yang mau khitan,” tutur Tiar. (izo)




