Apalagi terkait pemangkasan ini, sudah ada guide-nya dari inpres tersebut. Hal itu seperti mengurangi belanja kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi, dan seminar atau focus group discussion.Termasuk mengurangi belanja perjalan dinas dan lainnya. “Kurangi belanja yang tidak ada outputnya,” paparnya.
Namun disisi lain, pihaknya menekankan agar target kinerja harus dilaksanakan optimal. Termasuk target capaian yang sesuai visi-misi Kabupaten Sukabumi.
“Kita ingin target kinerja tetap tercapai, keuangan efisien. Saya yakin kepala perangkat daerah memahami mana yang harus dipangkas dan tidak,” pungkasnya. (den/d)






