Ketika disinggung kapan jalan itu akan diperbaiki atau dibangunnya. Dirinya menjawab, untuk waktunya belum dapat diketahui secara pasti. Namun dirinya meyakini jalan tersebut akan disegera di perbaiki pada tahun ini. “Iya, informasinya pada tahun ini, dibangunnya itu dengan panjang sekitar 2 kilometer dengan lebar 2,5 meter,” imbuhnya.
Rencana pembangunan ini merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam mencari solusi kemacetan arus lalu lintas, terutama saat jam masuk dan pulang karyawan sejumlah pabarik yang ada di wilayah tersebut. Untuk itu, selain mendapatkan bantuan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat itu, pemetintah desa akan berusaha maksimal dalam proses pembangunannya. Diantaranya bekerjasama untuk gotong royong bersama warga dan sejumlah perusahaan yang kerap melintasi jalan tersebut.
“Bukan hanya itu, kami juga akan terus menggiatkan jumat bersih atau menggelar aksi bersih-bersih di sepanjang ruas jalan desa berikut dengan selokannya. Iya, saya juga merasa bangga karena di Kabupaten Sukabumi ini, Desa Kertaraharja telah berhasil mendapatkan kepercayaan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendapatkan bantuan tersebut. Iya, Alhamdulillah, desa saya ini terpilih mendapatkan program bantuan ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt Sekretaris Kecamatan Cikembar, Dading menjelaskan, jalan Pelabuhan II, Kecamatan Cikembar merupakan titik rawan kemacetan di wilayah Kecamatan Cikembar yang terjadi setiap harinya. Sebagai upaya menanggapi keluhan masyarakat dan pengguan jalan, maka pemerintah memiliki gagasan untuk membuat jalan alternatif yang menghubungkan tiga desa. Yaitu, Desa Kertaraharja, Bojongraharja dan Desa Bojong.
“Alhamdullilah, untuk saat ini kita mulai rencana pembangunannya di ruas jalan Desa Kertaraharja. Nah, saat ini baru pengukuran jalan dan survai lokasinya,” jelasnya.
Pihaknya menambahkan, saat jam masuk dan pulang buruh pabrik, ruas jalan Pelabuhan II, Kecamatan Cikembar kerap mengalami kemacetan hingga mengular beberapa kilometer. Sehingga, ia berharap rencana pembangunan jalur alternatif sebagai solusi untuk mengatasi antrian panjang di ruas jalur tersebut setiap harinya.






